fbpx
Share
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Bisa Jadi Apa Setelah Lulus Komputerisasi Akuntansi?

Bisa Jadi Apa Setelah Lulus Komputerisasi Akuntansi?

Pertanyaan yang sering muncul ketika memilih program studi kuliah mungkin adalah “Bisa kerja apa kalau sudah lulus jurusan ini, ya?” Memang tidak salah untuk mempertimbangkan hal tersebut agar tidak merasa kecewa di kemudian hari.

Memilih program studi kuliah memang harus disesuaikan dengan minat, karena bila mengambil program studi yang tidak sesuai dengan minat, atau hanya ikut-ikutan saja dapat dipastikan proses perkuliahan akan terasa berat dan membosankan.

Bagi kamu yang tertarik pada bidang teknologi komputer dan ekonomi, mungkin bertanya-tanya jurusan program studi apa yang cocok dengan minat kamu. Bila kamu tertarik pada kedua bidang tersebut, salah satu jurusan program studi yang dapat dipilih adalah Komputerisasi Akuntansi.

Untuk mengenal jurusan Komputerisasi Akuntansi, pada kesempatan ini, kita akan membahas mengenai jurusan tersebut, serta peluang karier potensial yang telah menanti setelah lulus Komputerisasi Akuntansi.

Sekilas tentang Jurusan Komputerisasi Akuntansi

Pada jurusan Komputerisasi Akuntansi, kamu akan mempelajari bagaimana cara merancang, mengembangkan, serta mengoperasikan berbagai perangkat lunak yang menunjang kegiatan laporan keuangan dan evaluasi bisnis. Selain itu, kamu juga akan belajar mengenai konsep akuntansi serta perpajakan, mulai dari perancangan, analisis, hingga pelaporan.

Dengan mengambil jurusan ini, kamu akan mendapatkan keahlian dalam bidang keuangan serta perpajakan seperti perancangan aplikasi yang berkaitan dengan keuangan, pembuatan laporan keuangan, analisis hasil audit, perhitungan serta pelaporan pajak, serta melakukan evaluasi bisnis. Jadi, setelah lulus Komputerisasi Akuntansi, kamu akan dapat bekerja dalam bidang keuangan.

Prospek Karier Jurusan Komputerisasi Akuntansi

Sudah mendapatkan gambaran umum tentang apa yang didapat dari mengambil jurusan Komputerisasi Akuntansi? Kini, saatnya membahas tentang potensi pekerjaan yang cocok bagi lulusan Komputerisasi Akuntansi. Yuk, simak beberapa posisi pekerjaan berikut ini:

Staf Akuntansi

Posisi ini bertanggung jawab dalam mengatur keuangan perusahaan, namun tidak bersinggungan langsung dengan uang. Tugas staf akuntansi meliputi pencatatan atau pembukuan, serta penghitungan tingkat bunga. Pekerjaan ini sangat cocok bagi kamu yang memiliki ketelitian tinggi karena setiap transaksi seperti utang piutang, pendapatan, pengeluaran, harus dicatat secara tepat untuk dilaporkan pada pihak perusahaan.

Selain pencatatan atau pembukuan keuangan, staf akuntansi juga bertanggung jawab atas pajak perusahaan. Mulai dari pengelolaan data-data keuangan sampai pada pelaporan pajak perusahaan. Seorang staf akuntansi juga dapat memberikan saran-saran tertentu pada perusahaan terkait pengelolaan pajak.

Staf Keuangan

Berbeda dengan staf akuntansi, staf keuangan—sesuai dengan namanya—bersinggungan langsung dengan uang. Beberapa tanggung jawab staf keuangan meliputi pengadaan dana, pengalokasian serta pengelolaan dana, juga melakukan pembayaran pada perusahaan.

Staf keuangan juga bertanggung jawab dalam memastikan pengelolaan keuangan perusahaan seperti dana kas, pengeluaran, serta pendapatan sesuai dengan pencatatan yang dilakukan oleh staf akuntansi. Dengan kata lain, staf keuangan bertanggung jawab penuh pada keluar-masuknya uang perusahaan.

Analis Sistem

Bagi kamu yang lebih cenderung menikmati aspek teknologi dalam bidang keuangan, pekerjaan ini sangat cocok. Tanggung jawab analis sistem adalah merancang sistem yang berkenaan dengan kegiatan bisnis. Seorang analis sistem akan mempelajari permasalahan perusahaan, dan nantinya mengembangkan sistem yang dapat menjadi solusi bagi permasalahan perusahaan.

Umumnya, analis sistem bersinggungan langsung dengan pemrograman, sehingga kemampuan menyusun baris-baris kode alogaritma komputasi sangat diutamakan. Selain itu, analis sistem juga bertanggung jawab memantau serta merawat sistem yang telah diterapkannya agar tetap berjalan secara optimal.

Auditor Junior

Walau terdapat kata “junior” bukan berarti pekerjaan ini dapat disepelekan. Sebagai junior auditor, kamu akan membantu auditor senior dalam menjalankan tugasnya. Tanggung jawab auditor junior meliputi: melakukan pemeriksaan (audit) laporan keuangan perusahaan, memeriksa kebenaran data yang dilaporkan, memeriksa hasil pemeriksaan auditor senior, membuat kertas kerja audit, dan lain sebagainya.

Auditor junior juga dapat memberikan saran atau opini terhadap hasil pemeriksaan auditor senior sebelum auditor senior memberikan opininya pada klien atau pihak perusahaan. Posisi auditor junior tentu dapat “naik pangkat” menjadi auditor senior bila kamu memiliki prestasi, pengalaman, keahlian, serta kompetensi ketika menjalankan tugas di posisi ini.

Bagaimana? Beberapa prospek karier setelah lulus Komputerisasi Akuntansi tersebut cukup menarik, bukan? Bila berminat mengambil jurusan Komputerisasi Akuntansi, kamu dapat mencoba mencari informasi pada berbagai lembaga pendidikan yang ada di kotamu, seperti LP3I. Sebagai lembaga pendidikan berpengalaman, LP3I menyediakan program studi Komputerisasi Akuntansi dengan jaminan langsung kerja.

Materi yang diberikan LP3I pada setiap program studinya memiliki standar kompetensi dunia kerja, sehingga kualitasnya tidak perlu diragukan lagi. Selain itu, sertifikasi bertaraf nasional serta internasional juga diberikan pada lulusannya, yang tentunya sangat berguna bagi para pencari kerja. Jadi, tak salah bila kamu memilih LP3I sebagai tempat menimba ilmu Komputerisasi Akuntansi.

Share
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Trending

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!