LP3I Berkontribusi Cetak SDM Yang Berdaya Saing Di Era Revolusi Industri 4.0.

Pendidikan Vokasi Solusi Hadapi Revolusi Industri 4.0
November 6, 2018
Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H
November 22, 2018

LP3I Berkontribusi Cetak SDM Yang Berdaya Saing Di Era Revolusi Industri 4.0.

Dalam rangka menyongsong era revolusi industri 4.0 ke depan, salah satu yang harus dipersiapkan Indonesia adalah sumber daya manusia.

Menurut Staf Ahli Menteri Perindustrian bidang Keuangan dan Struktur Industri Soerjono, persiapan industri menghadapi 4.0 cukup banyak dan membutuhkan dana yang besar. Di sisi lain, pendidikan vokasional juga harus bersiap menyongsong pergeseran industri 3.0 menuju revolusi industri 4.0.

"Sistem pendidikan vokasi di tengah persaingan global, itu menjadi short cut (jalan pintas) dari pendidikan formal. Pendidikan vokasional harus menyiapkan SDM agar industri cepat switching (bergeser) ke 4.0 ini," paparnya saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LP3I yang mengangkat tema" The Vocational Energy of LP3I for Industry 4.0 di gedung Pusdiklat Kepegawain Kemendikbud bojongsari, Cinangka, Depok, Senin (5/11/2018)

Soerjono menegaskan salah satu hal yang harus dipersiapkan menuju industri 4.0 adalah pendidikan yang tepat agar SDM Indonesia tidak ketinggalan. Menurutnya, LP3I mempunyai tantangan besar dalam mencetak SDM yang berdaya saing dalam industri 4.0. Namun, Kemenperin sendiri mengharapkan lembaga pendidikan LP3I seperti halnya LP3I akan semakin banyak.

Sementara itu Direktur Bina Produktivitas Ditjen Pelatihan dan Produktivitas Kemenaker M Zuhri Bahri menambahkan peringkat produktivitas SDM di Indonesia menduduki nomor 4 versi World Economic Forum (WEF). "Peningkatan SDM ngga hanya di gantungkan pada pendidikan tapi pelatihan juga," ungkapnya di tempat yang sama.

Saat ini, pendidikan vokasi tengah berbenah untuk menjadi salah satu tonggak yang menghasilkan SDM berkualitas sebagaimana terjadi di Jerman. "Pendidikan yang tepat agar tidak ketinggalan ke depan harus bisa diandalkan. SDM harus disiapkan. Prosesnya seperti LP3I, harus dilakukan kalau banyak yang seperti ini semakin mudah bagi Indonesia masuk ke industri 4.0," ujarnya.

Presiden Komisaris LP3I Syahrial Yusuf menyatakan LP3I sudah lebih dari 29 tahun berkontribusi pada pendidikan vokasional. "Tentunya sudah banyak menciptakan tenaga kerja yang siap pakai sesuai dengan bidang pekerjaan. Kami berkomitmen untuk terus menerus mengembangkan konsep dan sistem pendidikan vokasi agar lulusan LP3I berkompeten dan siap bersaing," tutupnya di sela-sela Rakernas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *